Blogroll

Jumat, 01 Mei 2026

Pelatihan Pengolahan Roti dan Kue Tingkatkan Keterampilan dan Peluang Usaha Warga

Dalam upaya meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang kuliner, khususnya usaha pangan berbasis roti dan kue, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kolaka Utara, Bidang penempatan dan perluasan kesempatan kerja, mengadakan pelatihan “Processing Pembuatan Roti dan Kue” pada Hari Kamis – Jum’at, 30 April – 1 Mei 2026 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kodeoha.

Pelatihan ini diikuti oleh 16 orang  peserta yang terdiri  ibu rumah tangga yang masuk dalam kategori Miskin ekstrim, 


Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai teknik pengolahan roti dan kue yang higienis, berkualitas, dan bernilai jual.

Dalam sambutannya, Camat Kodeoha dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi Kesejahtraan Sosial Meliyawarda, S.Pd., M.M.,  menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya wirausaha baru di sektor pangan olahan, sehingga masyarakat bisa keluar dari kemiskinan Ekstrim.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta pelatihan mengikuti dengan sungguh-sungguh agar nantinya mampu menghasilkan produk roti dan kue yang tidak hanya enak, tetapi juga memenuhi standar kebersihan dan kemasan yang menarik sehingga memiliki daya saing di pasaran sehingga mampu meningkatkan penghasilan keluarga,” ujarnya.

Materi pelatihan mencakup pengenalan bahan baku dan fungsi masing-masing bahan, teknik dasar pembuatan adonan roti dan kue, proses fermentasi yang tepat, teknik pemanggangan, hingga cara menghias dan mengemas produk. Para peserta juga diberi pemahaman tentang perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual, dan strategi pemasaran sederhana melalui media sosial.


S
elama pelatihan, para peserta berkesempatan mempraktikkan langsung pembuatan berbagai jenis roti dan kue. Didampingi oleh instruktur berpengalaman (Firnawaty, SE.), peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan proses, mulai dari penimbangan bahan, pengadukan, pembentukan, hingga pemanggangan dan penataan akhir produk salah satu peserta, Kasriani mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. “Saya sebelumnya hanya bisa membuat kue untuk konsumsi keluarga. Setelah ikut pelatihan, saya jadi mengerti cara mengolah yang benar dan bagaimana menghitung biaya serta menjual produk. Ke depan saya ingin mencoba menjadikannya sebagai usaha rumahan,” tuturnya. Di akhir kegiatan, seluruh peserta mendapatkan sertifikat pelatihan dan berkesempatan memamerkan serta mencicipi produk yang telah mereka buat. Penyelenggara berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi usaha produktif yang dapat menambah penghasilan keluarga.

(Wana Rendra)

0 komentar:

Posting Komentar